Penat, ya Rabb.
penat—
diriku penat.
berat—
hatiku berat.
tenat—
jiwaku tenat.
sakit. pedih.
sukar untuk dijelaskan.
kosong. gelap.
jauh, aku kehilangan arah.
di mana yang salah?
apa akarnya?
di dalam keheningan,
masihku mencari jawapan.
jiwaku meronta pilu,
di benak hati yang terdalam,
suara kecilku yang terperangkap,
seakan berteriak mengatakan—
“aku ingin sembuh, ya Rabb.”
“dunia dan seisinya… terlalu memenatkan.”
“tapi kau kuat.”
— sebuah jiwa,
yang pernah hilang arah.
Comments
Post a Comment